Selasa, 10 Maret 2015

love fun

Detektif cinta aneh

     Untuk kawan-kawanku yang masih penasaran aku persembahkan sebagai penghibur kalian so, jangan diambil emosi yah, karena ini Cuma sekedar becanda belaka ko gan. Dengan porsi yang berbeda aku berikan suguhan yang cukup menghibur untuk kejenuhan kalian di kelas ataupun untuk kawan-kawanku di rumah.
    Semuanya tak selesai begitu saja perjalan masih panjang dan belum menemukan enddingnya, yang ku harapkan saat ending dia bertemu seseorang yang benar. Di sini kelas yang baru, dengan teman yang baru lagi, karena aku tak sekelas dengan amsy meski jadwal kampus kami tetap sama, ya awal masuk aku bertingkah sama seperti yang diwajibkan dengan pakaian setelan batik warna crem balutan kerudung tak jauh dari warna baju yang ku kenakan, aku masuk dengan rasa percaya diri aku bersalaman dengan semua yang ada di kelas meski sebenarnya yang baru datang hanya sedikit, untungnya mereka semua tak seperti yang aku bayangkan semalaman itu, aku berpikir bahawa mereka seperti di sinetron- sinetron yang gayanya dan tingkahnya ga karuan itu. Lain dengan ini sangat berbeda, cinlok yang ku sebutkan ini terjadi mungkin ini di sebut juga ajang pencarian cinta, hahaha... ups tapi jangan kaget loh, yang tak habis aku pikirkan adalah dimana dan kapan pun selalu ada pengaggum rasanya jadi seleb nih hahaha... senang tentu tak terhingga dan aku sangat brsukur jika masih ada yang menginginkan ku dengan kehadiran ini, meski awalnya aku tak menyangkanya tapi ini lah kenyataannya aku dengan pengagumku. Ya seorang teman sekelasku bernama idan perawakannya sebadanku aku mulai kenal dan mengobrol dengannya saat kami sedang membicarakan tugas kelompok. Aku tahu dia menyukaiku dari teman sekelasku yang aku sebut ka ema karena dia, aku jadi tahu sebab aku sering melihat dia, rasanya ada yng mengganjal dengannya, tapi aku mencoba menyembunyikannya seolah-olah aku tidak mengetahuinya, hal itu aku lakukan agar tidak membuatnya merasa segan denganku sebab yang ku ingikan aku hanyalah ingin berteman dengan semuanya saja saat ini, saat ini dia rasanya mulai mendekatiku mulai dari dia pindah bangku ke belakangku kemudian dia mulai sering melike status atau foto di facebook. Tapi aku tetep mencoba tak menghiraukannya rasanya aku sedikit terganggu tapi aku lebih tidak nyaman lagi andai anak – anak sekelas tau, dia mulai ngobrol dengan ku meski kelihatannya sedikit canggung entah kenapa, setelah itu aku dengar kalau Anak – anak yang lain dia beri oleh-oleh tapi aku tidak, disitu aku mulai kesal tetapi tiba-tiba dia memberikanku sesuatu yang berwarna putih dengan rantaian bentuk bulat- bulat sayangnya dia tidak memberikannya langsung tapi lewat temanku ani, ya sudahlah aku tahu mungkin dia sedikit malu denganku. Ku terima layaknya sebagai teman, setelah itu malamnya handphoneku berdering aku mulai mengetikan jariku untuk membuka pesan dari siapa itu, dan trnyata dia mengirim pesan, dalam pesannya dia berkata “ itu buat kamu aku titipkan karena aku sedikit malu, jika kamu tidak mau kamu boleh membungnya atau memberikannya pada orang lain, asal kau tau itu terbuat dari tulang unta asli” aku jawab”ya terimakasih aku senang, makasih juga pada nenekmu dan salam untuk kelurgamu kalau bisa lain kali aku ajak bersama nenekmu lagi(sambil emotion tertawa bergurau” lalu dia membalas “makasih sudah mau menerimanya, ahh kalau kamu ke sini nanti banyak yang naksir lagi anak-anak”, dari balasannya aku bingung rasanya, dia mungkin salah merespon sms dari ku. Yang sebenarnya ku maksudkan bukan seperti itu kan, tapi sudahlah tak masalah yang penting aku setidaknya sudah berterimakasih.
    Saat itu berlalu kemudian di awal november ini dia mengirim pesan yang isinya “november rain” apa maksudnya coba ??? (tak kupikirkan sudahlah), ahh rasanya menghiraukan dia itu seperti sedang main-main dengan seorang anak SMP saja rasanya, maklum saja dia itu masih lebih muda dari ku dan lebih lucunya dia cara bicara yang ceplas-ceplos polosnya dengan muka yang tanpa beban, hahaha rasanya konyol sekali tapi itu lah dia, bahkan setelah sia menanyakan tanggal lahirku dia langsung menyebutku kakak, uhhh anehnya, emang aku kakak dia gitu ? memang dia dengan kepolosannya. Emm yang masih jadi masalah bahkan teman dia sekaligus temanku juga yang bernama ari diam-diam ternyata dia selalu memperhatikanku di kelas aku tau itu bahkan dari teman mereka juga yang sekaligus temanku yaitu irfan, dia memberi tahuku saat dia bercerita mengenai pacarnya padaku yang jelas sampai saat ini aku masih menjadi psikolog  jadi-jadian dan irfan sendiri adalah klienku. Dia berkata pada ku saat dia menelepon “ sebenernya ada dua orang yang sedang mendekati mu yaitu idan dan ari loh”, aku dengan kagetnya sepontan menjawab “ masa iyah sih ? padahal mereka berdua akrab banget sih ko bisa samaan  sih ??”, “entahlah yang jelas ari bilang padaku saat idan bilang dia suka sama kamu si ari berkata bahwa dia juga suka kamu dia merasakan sakit tapi mau bagaimana lagi idan temannya juga mana mungkin teman makan teman, tapi dia bilang juga meski kita berteman kalau urusan hati itu harus di perjuankan bahkan dia menyuruhku untuk bisa nyomblangin kamu loh “ jawab irfan. “ oh begitu, mereka seperti dalam sinetron deh, persis sinetron”jawab ku. Terus irfan bertanya lagi “ memangnya kamu belum punya pacar gitu ?”. aku jawab “ tolong kasih tau mereka kalau aku sudah punya pacar “. Setelah cukup lama dia ngobrol blablabla................... dan satu yang membuatku menarik tentang curhat klien ku kali ini, ya dia irfan bisa di bilang pemudalah karena usianya juga cukup jauh di atasku tapi dengan entengnya dia selalu curhat mengenai siapa yang dia inginkan sebenarnya. Dia punya pacar bernama nayla teman sekelas aku sekaligus temannya juga, mungkin bisa dibilang  itu cinlok, dia bilang bahwa dia itu sebenernya suka sama teman dekatku yang bernama nuri, tapi ketika dia mencoba untuk menembaknya nuri selalu saja menolaknya tak pantang mundur sampai disitu saja dia terus berusaha lewat telpon sms bahkan secara langsung pun dia sudah lakukan dan jawabannya tetap sama. Mendengar ceritanya aku sedikit terharu bagaimana perjuangan untuk mendapatkan hati seorang wanita ternyata sulit, pantas saja teman dekat hatiku saat ini dia persis berkata seperti itu “ susah untuk mendapatkan hati kamu dari dulu bahkan aku sempat putus asa karena kamu pergi jauh, tapi kali ini aku senang karena kamu dekat dengan ku “. Memang cinta itu dramatis. Setelah aku mendengarkan ceritanya aku muali tersadar bahwa perjuangan cinta itu seperti seorang guru berusaha untuk menarik hati murid-muridnya agar mau menurut dengan apa yang dikatakannya. Persis seperti tegasnya, klienku kali ini benar-benar melibatkan ku memberi resep apa yang harus dia perbuat untuk cintanya. Aduh ini sedikit merepotkan tapi aku berusaha memberi saran.
     Beberapa hari dari cerita itu nuri sedang berbincang-bincang dengan ani di kursi belakang dan aku sedang memperhatikan yang persentasi yaitu her, teman ku juga, tak sengaja hanya sedikit aku mendengarkannya dan aku langsung menoleh kebelakang “ hei lagi ngobrolin apa sih ? serius sepertinya ? seriusan yang didepan atau seriusan curhat nih ? (sambil nada mengejek). Nuri menjawab “ huh dsar kemal abis, mau tau aja sih” lanjut ani membalas “ kepo, mau tau gitu ?” aku potong pembicarannya dan aku berkata “ engga jadi kemalnya, soalnya sudah tau ko”, nuri jawab “ kamu tau apa ? iya gitu ?” “ jelas aku tau, malahan tau dari orangnya loh” jawabku cepat sambil membaliakan badan ke depan, tiba-tiba hera setelah selesai presentasi didepan  menghampiri kami “ ada apa sih ? ko ga di kasih tau sih, kalian curang” tapi risma dengan kalemnya diam tanpa bertanya-tanya padahal dia ada di sebelah ani da nuri, dengan diamnya dia, mengisayaratkan bahwa risma sudah tau juga mengenai hal yang terjadi pada nuri dan irfan karena selain pada ku irfan berbicara padanya juga. Sulit dipercaya tapi beginilah ceritanya. Bukan tak memperhatikan dosen didepan yang jelas kami berbincang-bincang pelan.  “ kamu tau dari siapa ? yang benr dari orangnya ? ko kamu ga bilang aku sih ?” tanya nuri pada ku. “ soalnya dia bilang kalau ga boleh kasih tau siapa-siapa tapi nyatanya kamu sudah tau jadi ya sudah “ jawabku nada singkat. “ dianya siapa sih ? kamu benar-benar tau ?” tanyanya lagi  nada penasaran padaku. “ emm.. tapi entahlah aku takut salah orang juga sih” jawabku nada bimbang. “ ayolah siapa ? kamu buat ku penasran sekali, apa benar yang kita bahas ini sama ?” tanya nuri sekali lagi. “ aku taunya kamu sama irfan” jawabku enteng. Nuri kaget dan menyakan kenapa aku bisa tau dan aku jelaskan, sebenernya nuri tau kalau irfan suka sama dia adalah dari risma, tapi dalam perasaan nuri pada dia menganggap itu hanya sebagai teman tapi ternyata dia menganggap lain pada nuri padahal dia sudah punya pacar nayla sekaligus teman sekelasnya juga. Nuri, nayla dan irfan mereka memang benar-benar drama. Disini kisahnya adalah temanku punya pacar teman sekelasku dan ternyata dia juga suka pada teman dekatku yang sekaligus teman sekelas aku dan dia juga, dan teman dari dia juga yang sekelas dengan ku suka pada ku. Aku pikir ini sebuah lelucon tapi ternyata bukan, ini mimpi ternyata bukan juga, teman teman dan teman menjadi teman hati.
   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar